UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
NAMA: MUHAMMAD ALFAN
NPM: 19316083
KELAS : TK 19 B
WEB:
Alamat Link Web:
Universitas : https://teknokrat.ac.id/
Fakultas : https://ftik.teknokrat.ac.id/
Tugas Pertemuan 14 Kriptografi
Permasalahan
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka
dilakukan penelitian tentang perancangan Kriptografi
menggunakan algoritma Block Cipher dengan
memanfaatkan pola permainan tradisional Rangku Alu dari
daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang di dalamnya
dikombinasikan dengan tabel S-Box. Rangku Alu
merupakan permainan tradisional yang menggunakan
bambu sebagai alat permainannya, Rangku Alu dapat
dijadikan sebagai sarana edukasi dan pembentukan diri.
Cara memainkannya adalah dengan membagi pemain
menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang bermain dan
kelompok yang menjaga. Kelompok yang menjaga
menggerak-gerakkan bambu (empat orang berjongkok
membentuk bidang persegi dan memegang dua bambu)
sambil menyayi. Kelompok pemain yang mendapat giliran
bermain akan melompat di sela-sela bambu. Mereka harus
menghindari jepitan bambu.
Pembahasan
Berdasarkan
permainan Rangku Alu tersebut, pola pergerakan pemain
dan pola pergerakan bambu diadopsi untuk diterapkan ke
dalam perancangan Kriptografi. Pola permainan Rangku
Alu dipilih karena memiliki keunikan dimana pergerakan
polanya menyebar terstruktur. Pembuatan algoritma
kriptografi baru dengan pola permainan Rangku Alu
bertujuan untuk menciptakan suatu kriptografi block chiper
yang baru, sehingga dapat membantu memperbaiki dan
memperbarui kriptografi yang ada agar lebih bervariatif.
Hasil Pembahasan
Kriptografi berkembang dengan sedemikian rupa
sehingga melahirkan bidang yang berlawanan yaitu
kriptanalisis. Kriptanalisis adalah ilmu dan seni untuk
memecahkan chipertext menjadi plainteks tanpa mengetahui
kunci yang digunakan dengan adanya menggunakan kombinasi
dari pergerakan pemain dan alat permainannya,
menggabungkan dua hal yang ada dalam permainan
tradisional Rangku Alu dapat membuat kriptanalis semakin
sulit untuk memecahkan algoritma tersebut. Sehingga
dengan digunakannya pola tersebut, dapat menghasilkan
sebuah nilai korelasi dari pola yang digunakan dalam proses
enkripsi dan dekripsi berdasarkan pesan asli atau plaintext
yang ada.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar